NANNING TAGRM CO.,LTD

NANNING TAGRM CO.,LTD

Cara menggunakan 2CZ-2 penanam tebu yang ditarik traktor

2024 12/17

Placter Tebu yang ditarik traktor adalah mesin dan peralatan pertanian yang efisien dan nyaman yang dapat menyelesaikan berbagai proses seperti mengerutkan, membuahi, menabur, dan menutupi pada satu waktu, sangat meningkatkan efisiensi penanaman tebu. Berikut ini adalah metode terperinci untuk menggunakan penanam tebu traksi:

 

1. Persiapan

Persiapan yang cukup diperlukan sebelum menggunakan penanam tebu traksi. Pertama, periksa apakah semua bagian mesin utuh, terutama bagian -bagian utama seperti pembuka furrow, perangkat pemupukan, perangkat menabur, dan perangkat penutup. Kedua, pastikan bahwa sistem transmisi mesin fleksibel dan dapat diandalkan. Akhirnya, sesuai dengan ukuran plot dan kondisi tanah, pilih traktor dengan tenaga kuda yang sesuai (lebih dari 120 tenaga kuda) dan peralatan pendukung.

 

2. Sesuaikan parameter mesin

Sesuaikan berbagai parameter penanam tebu traksi sesuai dengan persyaratan penanaman tebu. Termasuk menyesuaikan katup pemotongan sesuai dengan kemahiran operator; Mengubah jumlah pupuk, mengatur jumlah pupuk secara wajar sesuai dengan kesuburan tanah dan kebutuhan varietas tebu; Menyesuaikan kepadatan menabur, umumnya, jarak baris antara 1,2-1,5 meter/1,3-1,6 meter, untuk memastikan bahwa tanaman tebu memiliki ruang pertumbuhan yang cukup.

 

3. Persiapan lahan

Menurut situasi aktual tanah, gunakan mesin pelonggaran yang dalam, bajak, cakram gudang, atau anakan putar untuk membersihkan tanah yang dibudidayakan secara menyeluruh, lepaskan akar dan batu dalam jarak 50 cm dari kedalaman tanah, hancurkan tanah, level tanah di tanah di tanah , dan menciptakan kondisi yang baik untuk pertumbuhan tebu.

 

4. Operasi formal

Setelah memuat pupuk dan batang biji, sambungkan traktor ke traktor, mulai traktor, dan perlahan -lahan berkendara ke plot operasi. Selama proses mengemudi, jaga agar mesin bergerak dengan kecepatan konstan (3-4 kilometer/jam), dan hindari akselerasi mendadak atau pengereman yang tiba-tiba, agar tidak mempengaruhi kualitas penaburan. Pada saat yang sama, perhatikan status kerja mesin, dan berhenti dan periksa waktu jika ada kelainan.

 

5. Operasi menabur

Saat mesin mencapai posisi kerja, mulailah menabur. Selama proses penaburan, operator harus mempertahankan kecepatan makan batang biji secara merata, memastikan bahwa panjang setiap bagian pemotongan adalah 30-38 cm, dan ada 2-3 tunas biji. Jika pemotongan tidak dilakukan atau penyumbatan ditemukan selama operasi, pengemudi traktor harus segera diberitahu untuk menghentikan mesin untuk diperiksa dan pemecahan masalah.

 

6. Perawatan dan Perawatan

Setelah setiap operasi, penanam tebu traksi harus dibersihkan dan dipelihara pada waktunya. Bersihkan kotoran dan gulma pada mesin, periksa apakah bagian -bagiannya aus atau longgar, dan ganti atau perbaiki tepat waktu jika ada kelainan. Pada saat yang sama, melumasi dan memelihara mesin secara teratur untuk memperpanjang masa pakai dan mempertahankannya dalam kondisi kerja yang baik.

 

Melalui langkah -langkah di atas, penggunaan yang benar dan operasi yang efisien dari penanam tebu traksi dapat dipastikan, memberikan jaminan yang kuat untuk hasil tebu yang tinggi dan stabil.